Kemaren...
Baru saja aku berbisik kepadamu
Menulis kata i love u
Pada hatimu yang belum mejadi salju
Pada diri yang belum baiduri
Waktu itu kau begitu mengusik
Sepeti kau raja di hatiku
Dan aku....hanya jelata
yang terus kau paksa melata di jeruji cintamu
Walau begtiu...
Tak pernah bagiku untuk pergi
Memberi jarak di hati
Menembus beningnya asa
ungkapan i love u
dalam rongga dan mhkota.
Karena dirimu, aku penuh arti
Karena sifatmu, aku penuh benci
Karena kau dan aku, tak pernah mengerti
Semua untuk i love u.....
Rabu, 18 Agustus 2010
Selasa, 09 Maret 2010
Kado Ultah-Q (23)
Sebelum senja pergi
Tiba-tiba “awan hitam” mengepul seperti gumpalan asap
Membaluti jejak akhir hari yang terlewati
Menepi menyudutkanku
Mengantarkan aku memasuki malam
Tapi...
Aku hanya pasrah.
Melewatinya.........membuat aku menikmati sakit,
sembari menangisi hariku
Pedih rasanya aku untuk menyibak membuat itu pergi
Karena itu adalah hari ulang tahunku.
Tiada “buah” untukku
Selain dering yang menertawakan
Selain ucapan selamat yang tak perlu di dengarkan
Aku semakin tak mengerti
Tuhan seperti menghukumiku
Menyuruh tangis membaluti
Sedih dan kecewa hanya yang menemani
Tapi itulah kado ulang tahunku
Tiba-tiba “awan hitam” mengepul seperti gumpalan asap
Membaluti jejak akhir hari yang terlewati
Menepi menyudutkanku
Mengantarkan aku memasuki malam
Tapi...
Aku hanya pasrah.
Melewatinya.........membuat aku menikmati sakit,
sembari menangisi hariku
Pedih rasanya aku untuk menyibak membuat itu pergi
Karena itu adalah hari ulang tahunku.
Tiada “buah” untukku
Selain dering yang menertawakan
Selain ucapan selamat yang tak perlu di dengarkan
Aku semakin tak mengerti
Tuhan seperti menghukumiku
Menyuruh tangis membaluti
Sedih dan kecewa hanya yang menemani
Tapi itulah kado ulang tahunku
Sabtu, 19 Desember 2009
RINDU
Saat senja tinggalkan ku
Aku mulai resah mencari celah
Menempatkan pilu, menepikan rindu
Menyisih asa ku'kan yakin selalu
bhwa
Mampuku membangun impi.
Tapi...
Aku malah terjebak
dalam rasa yang kadang menyiksa mimpi
Membunuh hariku
Mengalahkan waktuku
"sapa rinduku"
Bila malam menjemputku
Yang ku tahu
Ku harus memikirknmu
Aku harus menghadirkan bayanganmu tuk
selalu temaniku
Tapi, semua malah pergi dalam perih ini
Pergi menyeretkanku, sampai aku
terbata-bata memasuki malam
Sampai sedihku tak mmpu lagi meronta memulihkan rindu
Jauh dari harapku,
Aku hanya dapat menyapa bahwasannya
Aku rindu...
Aku mulai resah mencari celah
Menempatkan pilu, menepikan rindu
Menyisih asa ku'kan yakin selalu
bhwa
Mampuku membangun impi.
Tapi...
Aku malah terjebak
dalam rasa yang kadang menyiksa mimpi
Membunuh hariku
Mengalahkan waktuku
"sapa rinduku"
Bila malam menjemputku
Yang ku tahu
Ku harus memikirknmu
Aku harus menghadirkan bayanganmu tuk
selalu temaniku
Tapi, semua malah pergi dalam perih ini
Pergi menyeretkanku, sampai aku
terbata-bata memasuki malam
Sampai sedihku tak mmpu lagi meronta memulihkan rindu
Jauh dari harapku,
Aku hanya dapat menyapa bahwasannya
Aku rindu...
Kamis, 17 Desember 2009
"TONE PONSEL-KU"
Tiap "tone" yang terdengar di ponsel-ku
Aku slalu berharap itu adalah kamu
Aku harap itu pesanmu
Dan itu panggilanmu
Tapi aku keliru
Itu bukan kamu.......
Saat ku ingin tiada "tone" yang terdengar untuk-ku
Aku tetap salah
Karena aku terlalu polos
Untuk selalu jujur padamu.....
Andai aku sanggup berbohong pasti semua akan baik-baik saja
Tapi itu bukan aku
Karena ku ingin bersih dalam cintamu
Dan...Kau miliki marah itu wajar sebab aku memang salah...
Aku slalu berharap itu adalah kamu
Aku harap itu pesanmu
Dan itu panggilanmu
Tapi aku keliru
Itu bukan kamu.......
Saat ku ingin tiada "tone" yang terdengar untuk-ku
Aku tetap salah
Karena aku terlalu polos
Untuk selalu jujur padamu.....
Andai aku sanggup berbohong pasti semua akan baik-baik saja
Tapi itu bukan aku
Karena ku ingin bersih dalam cintamu
Dan...Kau miliki marah itu wajar sebab aku memang salah...
Kamis, 29 Oktober 2009
ITU JUGA KARENA AKU
Jangan biarkan hati ini lelah
Jangan biar sampai hati ini patah
Walau gelap jangan biarkan lelap.
Saat lelah, jangan mengeluh
Ku ingin semua tetap terjaga
bak lentera...slalu temani diri, tentramkan hati.
Mungkin kau & aku sering tesakiti, itu aku yang tak pernah bisa mengerti hatimu,
Selalu aku yang menyakitimu, itu juga karena aku yang inginkan sayangmu slalu ada untukku.
Ku juga tahu.
Keberadaanku ada dalam ketiadaanmu, selalu jarang dan sepi tuk tetap disisimu.
Tapi...
Aku harap kau tak pernah puas menjaga hatiku, kendati pun aku slalu begitu...
Sungguh aku ingin didekatmu selalu,
Itu juga karena aku.
Bila hatimu tak mampu sadari itu
Ku ingin Tuhanmu slalu bilang bahwa
hatiku hanya terisikan cintamu
Meski hadirku tak seperti mereka-mereka
Tapi, Tuhanmu selalu tahu aku hanya menyayangi dirimu,
Sayang...!!!
Jangan biar sampai hati ini patah
Walau gelap jangan biarkan lelap.
Saat lelah, jangan mengeluh
Ku ingin semua tetap terjaga
bak lentera...slalu temani diri, tentramkan hati.
Mungkin kau & aku sering tesakiti, itu aku yang tak pernah bisa mengerti hatimu,
Selalu aku yang menyakitimu, itu juga karena aku yang inginkan sayangmu slalu ada untukku.
Ku juga tahu.
Keberadaanku ada dalam ketiadaanmu, selalu jarang dan sepi tuk tetap disisimu.
Tapi...
Aku harap kau tak pernah puas menjaga hatiku, kendati pun aku slalu begitu...
Sungguh aku ingin didekatmu selalu,
Itu juga karena aku.
Bila hatimu tak mampu sadari itu
Ku ingin Tuhanmu slalu bilang bahwa
hatiku hanya terisikan cintamu
Meski hadirku tak seperti mereka-mereka
Tapi, Tuhanmu selalu tahu aku hanya menyayangi dirimu,
Sayang...!!!
Senin, 26 Oktober 2009
TAPI INI BEDA !!!
Nafas ini serasa berdetak
Dan nadi ini serasa mendengus
Bila...!
Bila semua hati tak sanggup lagi bernyanyi.
Andai saja,
Ini adalah kemaren !
tentu hati ini lebih bahagia. Leluasa menemani rasa
Tapi ini beda !,
Semua tidak begitu saja.
Betapa pun aku inginkan dirimu
Aku tetap tak ingin lukainya
Dan aku juga tahu, kau pun tak kan pernah setuju sakiti insan.
Biarlah...rasa ini ku gantung dalam untaian doa.
Ku tulis dalam lukisan Yang Esa.
Tuk jawab semua asa ini.
Dan nadi ini serasa mendengus
Bila...!
Bila semua hati tak sanggup lagi bernyanyi.
Andai saja,
Ini adalah kemaren !
tentu hati ini lebih bahagia. Leluasa menemani rasa
Tapi ini beda !,
Semua tidak begitu saja.
Betapa pun aku inginkan dirimu
Aku tetap tak ingin lukainya
Dan aku juga tahu, kau pun tak kan pernah setuju sakiti insan.
Biarlah...rasa ini ku gantung dalam untaian doa.
Ku tulis dalam lukisan Yang Esa.
Tuk jawab semua asa ini.
Sabtu, 15 Agustus 2009
SADAR DIRI
Kau tahu
Melupakanmu tidak indah
Mecintaimu juga tidak mudah
Apalagi jika aku harus meminta hadirmu di pesta gundahku tuk jadi penjawa risau ini
Aku juga tahu
Kau tak mungkin obati hatiku
Sedangkan mengagumi saja kau tak pernah.
Andai semua ada, itu hanya rasa ibamu terhadap perasaan ku.
Kau terlalu menjaga, seakan tak pernah mengusik keberadaanku. Tapi adanya aku hanya bopeng luka yang menutupimu,
Bopeng yang akan lepas setelah sembuhmu.
Bopeng yang akan terbuag dari bahagiamu.
Biarlah...
Biarlah kau terus menipui aku
Sampai apa yang kau cari bisa kau dapati
Sampai aku mampu pergi bila bahagiamu datang menjemput
Emang perhatian ini tak cukup untuk kau mengerti
Apalagi tingkah yang selalu mengusik, tak kan pernah bisa membuat mu mebangun asa, apalagi cinta.
Mungkin bagimu, aku hanya benalu dalam kehidupan. Terus menumpang pada cintamu dan berusaha ada cinta untukku
Apakah aku terlalu ego tuk mencintaimu ? Atau apakah aku insan yang tak sadar diri tehadap kebahagianmu ?
Tapi maaf...aku sungguh mecintaimu.
Melupakanmu tidak indah
Mecintaimu juga tidak mudah
Apalagi jika aku harus meminta hadirmu di pesta gundahku tuk jadi penjawa risau ini
Aku juga tahu
Kau tak mungkin obati hatiku
Sedangkan mengagumi saja kau tak pernah.
Andai semua ada, itu hanya rasa ibamu terhadap perasaan ku.
Kau terlalu menjaga, seakan tak pernah mengusik keberadaanku. Tapi adanya aku hanya bopeng luka yang menutupimu,
Bopeng yang akan lepas setelah sembuhmu.
Bopeng yang akan terbuag dari bahagiamu.
Biarlah...
Biarlah kau terus menipui aku
Sampai apa yang kau cari bisa kau dapati
Sampai aku mampu pergi bila bahagiamu datang menjemput
Emang perhatian ini tak cukup untuk kau mengerti
Apalagi tingkah yang selalu mengusik, tak kan pernah bisa membuat mu mebangun asa, apalagi cinta.
Mungkin bagimu, aku hanya benalu dalam kehidupan. Terus menumpang pada cintamu dan berusaha ada cinta untukku
Apakah aku terlalu ego tuk mencintaimu ? Atau apakah aku insan yang tak sadar diri tehadap kebahagianmu ?
Tapi maaf...aku sungguh mecintaimu.
Langganan:
Postingan (Atom)
