Senin, 26 Desember 2022

BILA BUMIKU BERHENTI BERPUTAR

Pagiku merajuk kelam
Setelah tahajudku mulai tenggelam
Matahari yang kutunggu mulai tak bersahabat
Khawatir ia datang dari arah kiblat
Qolbuku mulai berkabut
Teringat amal baru selutut
 
Akupun padam,
Tapi, entahlah !
Mungkin karena bumiku terlalu lama merana
Enggan mengadu kepada khalifahnya
Fasaadu fil barri wal bahri bukanlah jenaka
Tapi lonceng dari Ya Malikul Mulk
 
Bila bumiku berhenti berputar
Pasti semesta seperti bergulung tikar
Niscaya terompet terdengar menggelegar
 
Oh.... Nestapanya !
Jika bumiku telah tamat
Manusia pun tak bertempat
Mereka bak anai yang diterbangkan
Terlibas pasak-pasak bumi yang dihamburkan
 
Ya Allah...
Engkau begitu besar
Janjimu juga benar
Mana mungkin bumi terus berputar
Jika syukur tak pernah diumbar
Mana mungkin mahsyar akan selamat
Jika jasad selalu menyiakan solat

Sabtu, 19 Desember 2020

MASA HANGAT YANG HILANG

Izinkan aku menyampaikan pesan
Padamu yang jauh
kesan rinduku di masa yang lalu
dimasa kecil yang tak pernah lekang
Kini terus mengekang lazimnya sakit sebuah kenyataan

Andai kau dan aku bisa datang pada masa mendatang datang
Tak 'kan ada yang tersisa untuk luahkan banyak cerita
Di kala-kala sulit kita tumbuh menjadi dewasa

Tuhan, aku kaku bercerita
Doa hangatku ingin ku bisikkan di sela perintah-Mu
Kau jaga dia,
Kau kuatkan dia,
Kau sehatkan dia,
Kau kembalikan keyakinannya agar ada asa pada masa sulitnya

Aku mengerti,
Ini sebuah uji-Mu
untuk meluruhkan dosa-dosanya
untuk membuatnya lebih baik,
Tapi.....
Aku mohon kembalikan masa hangat yang hilang
masa kecil yang hangatku
Bersama dia yang telah lama berjuang 
Melawan rasa sakit dirinya sendiri
Menahan sabar dan tabah atas ujiMu

Tuhan....!
Bila pintaku salah
berilah tunjuk kepadaku meyakini tentang dia
tentang kesembuhannya; biar singgah tenang padaku 
pada masa hangat yang telah lama hilang

Minggu, 31 Mei 2015

HATI PERANTAUANKU

Terlalu lama aku berpura
Mati tak berlagu
Menahan amarah
Menahan cemburu
Menahan rindu
Sepertinya oleng menggerutu

Kini aku bagai belajar bisu
Merindu rasa setelah berteka-teki dalam mauku

Sekujur malam aku hanya mampu membilang
Tanggal dimana kau akan hilang
Tinggalkan aku dengan pesan hatimu
Aku sadar...
Meski sayang tak dapat ku layang
Meski sayang tak sanggup ku bayang
Tapi kau adalah terbaik di perantauanku

Betapa dalam aku terlempar
Terkubur jauh siksa pesan hati
Selalu bertemankan azab yang menderaku

Aku tak mampu jadi biasa
Karena kau selalu hadir dalam ingatanku
Kau yang menghitung waktuku
Kau yang mendikte langkahku
Kau juga yang bangun dan tidurkan aku
Lantas, bagaimana bisa aku tanpamu !

Aku masih butuh hadirmu, untuk melengkapi rasaku
Menyempurnakan pesan hatiku
Menjaga pesan hatimu
Sampai aku dan kau memang benar-benar tak bisa bersama

Konon hidup kita tak mungkin berpadu
Kau tetap bukan sekedar titian
Sedapat mungkin kaulah kini asaku
Walaupun aku tahu sakitnya tak kan pernah berlalu
Engkaulah masa-masa yang ku rindu
Engkaulah hati perantauanku

Kamis, 11 Agustus 2011

RINDU (Part II)

Ku mampu hapuskan siang
Ku mampu tutupi malam
Aku sanggup lunturkan terang
Aku juga sanggup baurkan kelam.

Semuanya mampu ku taklukkan......

Itu mudah bagiku
Meski pilu lagukan syahdu
Tapi sempurnanya aku hanya denganmu
Tak seperti ini......, aku harus menahan rindu !!!

Melalui bait ini
Aku lemah tak berarti
Ingat akan yang tersimpan
Ingat akan semua kenangan

Beginilah aku......
Seonggok dengan kelemahan yang tak dapat dipadam
Seperti melewati hidup tanpa titian
Kosong diruang kehidupan

Beginilah aku dengan rindu membilah kaku

AKU MANUSIA BIASA

Hingar bingar hati
Lunglai tak tembuskan hari
Lemah tak berseri.

Lihat aku & cinta yang tak mampu ku jalani,
Tak mampu kutuliskan di batang hari,
Ini karena rasa yang luar biasa,
Tak sanggup ku paparkan dalam cinta.

Telah ku coba tetap tak bisa
Semua hanya ada dalam paruhan jiwa
Yang gugup bergeming hantukan rasa
Membunuh nada hentakkan raga
Mencuri alun hentikan irama tuk berdua

Walau demikian
Kau telah mampu menulis kesan dalam pertemuan

Memang ini biasa
Tapi ini berdosa
Berdosa pada mereka berdua
Berdosa karena mengkhianitinya

Semua sungguh singkat dan cepat
Dan bahkan seperti kilat yang tak berbilang empat (7-9)

Maafkan aku karena aku manusia biasa

Minggu, 30 Januari 2011

KABARI AKU

Kabari aku bila kau sakit
Kabari aku bila kau luka
Dan....
Kabari aku juga bila kau dapat bahagia.

Kali ini,
Kau tiba-tiba melupakanku
untuk masamu yang tak pernah ku tahu, tapi untuk apa ?
Memberi ku sebab kau juga tidak !

Kau tahu diriku
Insan yang slalu berteman dengan mengapa,
Namun kau tetap slalu tak menjagaku.
Kau boleh tanpaku, setidaknya aku tahu.
Jangan pernah kau hadir disela sibukku bila masamu surut, karena itu membuatku "tak seperti aku".

Aku juga tak menghukumimu
Apalagi menghakimi
Karena aku bukan hakim atasmu
Aku hanya ingin kau kabariku selalu tentang dan cerita-ceritamu.

Rabu, 18 Agustus 2010

Semua Untuk "I Love U"

Kemaren...
Baru saja aku berbisik kepadamu
Menulis kata i love u
Pada hatimu yang belum mejadi salju
Pada diri yang belum baiduri
Waktu itu kau begitu mengusik
Sepeti kau raja di hatiku
Dan aku....hanya jelata
yang terus kau paksa melata di jeruji cintamu
Walau begtiu...
Tak pernah bagiku untuk pergi
Memberi jarak di hati
Menembus beningnya asa
ungkapan i love u
dalam rongga dan mhkota.

Karena dirimu, aku penuh arti
Karena sifatmu, aku penuh benci
Karena kau dan aku, tak pernah mengerti
Semua untuk i love u.....

Selasa, 09 Maret 2010

Kado Ultah-Q (23)

Sebelum senja pergi
Tiba-tiba “awan hitam” mengepul seperti gumpalan asap
Membaluti jejak akhir hari yang terlewati
Menepi menyudutkanku
Mengantarkan aku memasuki malam
Tapi...
Aku hanya pasrah.
Melewatinya.........membuat aku menikmati sakit,
sembari menangisi hariku
Pedih rasanya aku untuk menyibak membuat itu pergi
Karena itu adalah hari ulang tahunku.
Tiada “buah” untukku
Selain dering yang menertawakan
Selain ucapan selamat yang tak perlu di dengarkan
Aku semakin tak mengerti
Tuhan seperti menghukumiku
Menyuruh tangis membaluti
Sedih dan kecewa hanya yang menemani
Tapi itulah kado ulang tahunku

Sabtu, 19 Desember 2009

RINDU

Saat senja tinggalkan ku
Aku mulai resah mencari celah
Menempatkan pilu, menepikan rindu
Menyisih asa ku'kan yakin selalu
bhwa
Mampuku membangun impi.
Tapi...
Aku malah terjebak
dalam rasa yang kadang menyiksa mimpi
Membunuh hariku
Mengalahkan waktuku
"sapa rinduku"

Bila malam menjemputku
Yang ku tahu
Ku harus memikirknmu
Aku harus menghadirkan bayanganmu tuk
selalu temaniku
Tapi, semua malah pergi dalam perih ini
Pergi menyeretkanku, sampai aku
terbata-bata memasuki malam
Sampai sedihku tak mmpu lagi meronta memulihkan rindu

Jauh dari harapku,
Aku hanya dapat menyapa bahwasannya
Aku rindu...

Kamis, 17 Desember 2009

"TONE PONSEL-KU"

Tiap "tone" yang terdengar di ponsel-ku
Aku slalu berharap itu adalah kamu
Aku harap itu pesanmu
Dan itu panggilanmu
Tapi aku keliru
Itu bukan kamu.......

Saat ku ingin tiada "tone" yang terdengar untuk-ku
Aku tetap salah
Karena aku terlalu polos
Untuk selalu jujur padamu.....

Andai aku sanggup berbohong pasti semua akan baik-baik saja
Tapi itu bukan aku
Karena ku ingin bersih dalam cintamu
Dan...Kau miliki marah itu wajar sebab aku memang salah...

Kamis, 29 Oktober 2009

ITU JUGA KARENA AKU

Jangan biarkan hati ini lelah
Jangan biar sampai hati ini patah
Walau gelap jangan biarkan lelap.

Saat lelah, jangan mengeluh
Ku ingin semua tetap terjaga
bak lentera...slalu temani diri, tentramkan hati.

Mungkin kau & aku sering tesakiti, itu aku yang tak pernah bisa mengerti hatimu,
Selalu aku yang menyakitimu, itu juga karena aku yang inginkan sayangmu slalu ada untukku.

Ku juga tahu.
Keberadaanku ada dalam ketiadaanmu, selalu jarang dan sepi tuk tetap disisimu.
Tapi...
Aku harap kau tak pernah puas menjaga hatiku, kendati pun aku slalu begitu...
Sungguh aku ingin didekatmu selalu,
Itu juga karena aku.

Bila hatimu tak mampu sadari itu
Ku ingin Tuhanmu slalu bilang bahwa
hatiku hanya terisikan cintamu
Meski hadirku tak seperti mereka-mereka
Tapi, Tuhanmu selalu tahu aku hanya menyayangi dirimu,
Sayang...!!!

Senin, 26 Oktober 2009

TAPI INI BEDA !!!

Nafas ini serasa berdetak
Dan nadi ini serasa mendengus
Bila...!
Bila semua hati tak sanggup lagi bernyanyi.
Andai saja,
Ini adalah kemaren !
tentu hati ini lebih bahagia. Leluasa menemani rasa
Tapi ini beda !,
Semua tidak begitu saja.
Betapa pun aku inginkan dirimu
Aku tetap tak ingin lukainya
Dan aku juga tahu, kau pun tak kan pernah setuju sakiti insan.
Biarlah...rasa ini ku gantung dalam untaian doa.
Ku tulis dalam lukisan Yang Esa.
Tuk jawab semua asa ini.

Sabtu, 15 Agustus 2009

SADAR DIRI

Kau tahu
Melupakanmu tidak indah
Mecintaimu juga tidak mudah
Apalagi jika aku harus meminta hadirmu di pesta gundahku tuk jadi penjawa risau ini

Aku juga tahu
Kau tak mungkin obati hatiku
Sedangkan mengagumi saja kau tak pernah.
Andai semua ada, itu hanya rasa ibamu terhadap perasaan ku.
Kau terlalu menjaga, seakan tak pernah mengusik keberadaanku. Tapi adanya aku hanya bopeng luka yang menutupimu,
Bopeng yang akan lepas setelah sembuhmu.
Bopeng yang akan terbuag dari bahagiamu.

Biarlah...
Biarlah kau terus menipui aku
Sampai apa yang kau cari bisa kau dapati
Sampai aku mampu pergi bila bahagiamu datang menjemput

Emang perhatian ini tak cukup untuk kau mengerti
Apalagi tingkah yang selalu mengusik, tak kan pernah bisa membuat mu mebangun asa, apalagi cinta.
Mungkin bagimu, aku hanya benalu dalam kehidupan. Terus menumpang pada cintamu dan berusaha ada cinta untukku
Apakah aku terlalu ego tuk mencintaimu ? Atau apakah aku insan yang tak sadar diri tehadap kebahagianmu ?
Tapi maaf...aku sungguh mecintaimu.

Kamis, 25 Juni 2009

KAU SEMAKIN JAUH

Tiada lagi yang bakal tercipta
Saat kau semakin jauh.
Padahal hati ku selalu menangis, dibalik ruang yang telah kita lalui selama ini.
Andai kau tetap disini...
tentu aku lebih mudah menengadah isi hatiku
menceritakan luka bila tanpamu.
Tapi semua begitu
Kau semakin jauh
memberi jarak padaku
Seolah asing bila melihatku
Sungguh aku ingin kau mendengar
Jerit perih ini
Jerit tangis hatiku
Bila kau terus menjauh
Kau tahu...!!!
Bahwa waktu yang tersisa begitu sedikit
Andai semua ini terus tersimpan tentu semua akan menjadi sakit
Sakit tanpa ada cerita
Sakit tanpa cinta

Selasa, 23 Juni 2009

KARAOKE YUKS


Wow...sedang karoke nich kayaknya. Tapi kok suaranya mentok-mentok. Kayaknya harus banyak belajar vokal biar suaranya merdu. N' suaranya bisa seperti Pangeran Dangdut Ridho Roma. Gak seperti ini malah jelek-jelekin karya orang lain. Kalo sampe tahu yang ciptanya, duh...pasti barabe. Urusannya pasti sampe ke Meja Hijau (Skripsi kali).Gak masalah yang peting berani mencoba n' bisa happy...

DOWNLOAD VIDEO DISINI

Senin, 08 Juni 2009

LEWAT PUISIKU

Aku bingung pada hatiku
Apa dan kenapa aku ?
Kadang ada, kadang pula tiada,
Dia begitu terasa
dia cinta, begitu kata hatiku.
Dalam waktu-waktuku
Aku terus mencintainya
Walau beda, tak seperti sewajarnya.
Inilah Cintaku:
lewat puisiku, lewat khayalku
Semakin banyak detik yang terlewati
Semakin aku tercuri tuk memilikinya. Takut,
dan takut semuanya akan berlalu
Aku berjanji pada perasaanku
Bila nanti aku pergi, hatiku tak ingn lari tinggalkannya
Biar sampai mati pun kan ku simpan slalu dihatiku.
Baik disaat kita berbagi suka, ataupun
diwaktu kita menghapus luka
Karena bagiku
Kaulah sosok terindah dalam ruang hari-hariku

Rabu, 03 Juni 2009

YANG PENTING HAPPY


Hidup gak bakalan asyik kalo cuma ini dan itu aja. Untuk itu hidup perlu refreshing walau hanya 1 atau 2 jam saja. Itulah keputusan kami (Nd, Az, Ii & Q) saat sebelum pergi renang. Disini betapa senangnya hati kami menghabiskan waktu untuk itu.
Tepat jam 4'n kami sudah masuk dikolom renag. Sebelum masuk kami terlebih dahulu harus membayar HTM. Kami yang pada waktu itu dilanda riang; kesana kemari dikolam renang, foto sana foto sini tak membuat kami mudah capek karena yang ada dihati kami pada waktu itu "yang penting happy". Kami juga sempat membuat Video Kenang-Kenangan yang hanya berdurasi 20 detik. Aku pribadi merupakan kali pertamanya pergi renang di kolam ini, begitu juga ungkap Az dan Ii. Sedangkan Nd, udah keseringan katanya, yang sampe-sampe dikenal sebagai pelatih renang (gadungan). Lihat aja dikolom itu, Sang Pelatih kami begitu semangat untuk melatih kami (hehehe). Pokoknya hari itu merupakan hari-hari buat kami senang-senang dan mengukir kenangan dihari tua nantinya. Sekitar jam 05.20 kami pun meninggalkan kolam renang GOR Pangsuma ini menuju masjid kampus kami.

Sabtu, 16 Mei 2009

KHAYALKU (LOONELY)

Ku coba tepis semua rinduku
Ku coba hapus semua anganku
berharap semua cepat berlalu
Khayalku tuk miliki dirimu

Ku coba tepis semua rinduku
Ku coba hapus semua anganku
berharap semua cepat berlalu
Khayalku tuk miliki dirimu

Lupakan mu jauh
Tinggalkan mu dari hidupku
Bangunkan ku dari mimpiku
Yakinkan semua ini hanya khayalku

Oh Tuhan tolong jawab anganku
Rasa ini terus menyiksaku
Matikan cinta tuk harapan yang palsu
Yakin kan perih kan membunuh ku

Lupakan mu jauh
Tinggalkan mu dari hidupku
Bangunkan ku dari mimpiku
Yakinkan semua ini hanya khayalku

Oooh....Lupakan mu jauh
Tinggalkan mu dari hidupku
Bangunkan ku dari mimpiku
Yakinkan semua ini hanya khayalku

Jauh
Tinggalkan mu dari hidupku
Bangunkan ku dari mimpiku
Yakinkan semua ini hanya khayalku

Rabu, 13 Mei 2009

TENTANG AKU, KAU, DAN DIA

Ini hanyalah cerita
Bukan apa, dan
bukan pula apa yang mereka kira.
Ini kisah...
tentang aku, kau dan dia yang terjaring kasih.
Tapi sayang semua hanya cerita
bukan realita, bukan sayang.
Kita hanya titik diantara kata yang tak sempat terlengkapi. Dan bahkan tak perlu ada dalam kalimat cerita itu. Karena kita sungguh berbeda dalam satu kata yang hendak tercipta andai semuanya akan baik-baik saja.
Terima kasih atas kisah, dan
terima kasih atas kasih yang selama ini kau beri.
Ini bukan salah kita, sebab memang kita memang tak bisa tuk rangkai asa-asa kita.
Kali ini hanya luka yang terasa. Lukamu, lukanya, dan lukaku yang teramat mengiris perasaan.
Selamat tinggal semuanya karena kita memang harus jalani perbedaan ini.